Bibliografi Bahasa & Kesusastraan Indonesia dan Daerah 1945 - 1988


Judul/Title: Bibliografi Bahasa & Kesusastraan Indonesia dan Daerah 1945 - 1988
Penulis/Author: Yayasan Idayu
Penerbit/Publisher: CV Haji Masagung
Edisi/Edition: Cetakan Pertama, 1988
Halaman/Pages: 235
Dimensi/Dimension: 21 x 14.5 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Kondisi/Condition: 2nd Hand, Halaman Lengkap
Harga/Price: Rp. 76.000
Call No.: 010/Yay/b
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Tersedia/Available

***

Bibliografi ini memuat daftar buku tentang bahasa dan kesusastraan Indonesia dan daerah yang terbit di Indonesia sejak tahun 1945 sampai tahun 1988. Dalam penyusunannya, bibliografi ini dibagi atas dua bagian. Bagian pertama memuat daftar buku tentang hal tersebut di atas, sedangkan bagian kedua khusus memuat daftar kamus. Maing-masing bagian disusun menurut abjad nama pengarang.

Bibliografi ini dilengkapi dengan indeks subyek yang disusun menurut abjad subyek. Pada setiap kelompok subyek dimuat nama pengarang dan judul buku yang ditulisnya. Ini pun disusun menurut abjad nama pengarang.

Show Your Tongue, Günter Grass

Judul/Title: Show Your Tongue
Penulis/Author: Günter Grass
Penerbit/Publisher: Helen and Kurt Wolff Book
Edisi/Edition: 1989
Halaman/Pages: 224
Dimensi/Dimension: 27.9  x 19 x 2 cm
Sampul/Cover: Hardcover
Bahasa/Language: English
Kondisi/Condition: Second Hand, Halaman Lengkap/Pages Complete
Harga Jual/Price: Rp. 199.000,-
Lokasi/Location: Jakarta
Call No.: 838/Gra/s
Status: Tersedia/Available

***

Günter Grass and his wife, Ute, spent six months, From August 1987 to January class quarters, in two suburbs, amid the crowding, the noise, the unmitigated heat and humidity, the dirt. They took only brief excursions to other parts of the country, and to Bangladesh.

Thoughout, Grass kept a diary in words and drawing that record everyday sights; slums ringed by mountains of garbage; rats scurrying underfoot, crows and vultures flapping close overhead; hundreds of children gathering sticks and breaking off branches for firewood -- which is why nothing grows again, except children. Families, pavement dwellers they are called, sleep on sidewalks, along walls, each sleeping a different sleep. Young men sit on their haunches, in their faces the resigned anxiety, the concentrated gravity of those no longer have anything to wait for. People are starving, dying in apathy. "Ignore the misery," Write Grass. "Customs invites you to ingnore it."

Sugih Tanpa Banda: Mangan Ora Mangan Kumpul, Umar Kayam

Judul/Title: Sugih Tanpa Banda: Mangan Ora Mangan Kumpul
Penulis/Author: Umar Kayam
Penerbit/Publisher: Pustaka Utama Grafiti
Edisi/Edition: I, 1994
Halaman/Pages: 428
Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 80.000,-
Kondisi/Condition: Second Hand, Halaman Lengkap/Pages Complete
Call No.: 814/Kay/s/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Terjual/Sold

***
Ingat Mangan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari satu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan segar-menggelitik. Konsisten dengan warna lokal Jawa yang pekat, ia tidak sampai tergelincir pada kepicikan sikap primordial.

Kumpulan tulisan Kayam yang sarat kritik sosial ini secara keseluruhan tampak sebagai ironi. "Ia menampilkan masalah, menyindirnya, dan sekaligus menyindir semua pihak yang membicarakan maupun yang mencoba memecahkannya ... Namun ia tidak menjadi liar, tidak asal lain, tidak seperti yang dituduhkannya terhadap pascamodernisme." tulis Sapardi Djoko Damono.